BUMDes, Syarat Untuk Mendapat Dana Desa

Dana Desa yang rencananya bisa mencapai Rp1miliar per Desa bukanlah sesuatu yang diberikan tanpa ada harapan. Ditengah gencar – gencarnya pemerintah pusat mengurangi berbagai subsidi, kucuran dana segar ke daerah diharapkan dapat dikembangkan oleh pemerintah Desa.

Dengan cara seperti itu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) berharap kedepan perbaikan perekonomian Indonesia bisa benar – benar diwujudkan dari dalam.

Untuk mencapai tujuan tersebut, mau tidak mau mulai tahun ini seluruh desa – desa se-Indonesia dihadapkan dengan tantangan baru. Beberapa desa yang sejak semula sudah maju dan memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mapan / terencana, tentu tantangan itu tidak terlalu mengejutkan.

Namun bagi desa – desa terbelakang yang umumnya belum memiliki pemahaman tentang perencanaan BUMDes secara matang, adanya dana besar bukan tidak mungkin hanya menjadi beban. Pasalnya, semua dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tersebut pada gilirannya akan menuntut pertanggungjawaban.

Padahal dengan adanya BUMDes ini akan ada banyak keuntungan yang bisa dimiliki oleh desa. Sepertii mendorong perkembangan perekonomian masyarakat Desa, meningkatkan kreatifitas dan peluang usaha ekonomi produktif masyarakat desa yang berpenghasilan rendah, mendorong berkembangnya usaha mikro sektor informal, pengelolaan sumberdaya alam dan meningkatnya pendapatan asli daerah.

Pertanyaannya kemudian, sudahkah desa Anda memiliki BUMDes? Sudahkah perangkat desa Anda memahami proses pembentukan dan pengembangan BUMDes? Sudahkah perangkat desa Anda memiliki perencanaan anggaran yang baik?

CARI TAU JAWABANNYA DISINI :
Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat Desa (LKPMD)
Jln Solo Km 9 Yogyakarta (55282)
Telp 0274-488599
deny@syncoreconsulting.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.