Jangan Sampai Alokasi Dana Desa Disalahgunakan

Ki Enthus: Jangan Sampai Alokasi Dana Desa Disalah Gunakan

 Dalang Wayang Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tegal, Ki Enthus Susmono, berharap alokasi dana desa yang rencananya akan mencapai Rp1miliar per desa tidak disalahgunakan oleh perangkat desa.

“Jangan sampai alokasi dana desa disalahgunakan sehingga masyarakat tidak menikmati pembangunan,” kata beliau saat menjadi pembicara dalam seminar “Persiapan Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan UU No.6 Tahun 2015 Tentang Desa” di Yogyakarta, belum lama ini.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Dashboard Ekonomika Kerakyatan (DEK) UGM dengan Lembaga Konsultan, Pengembang Software dan Pelatihan SYNCORE, Enthus juga menyatakan agar pembangunan desa bisa berjalan sesuai dengan rencana pemerintah, maka dibutuhkan aturan yang jelas disertai hadiah dan hukumannya.

Menurut penerima gelar Doktor Honoris Causa bidang seni-budaya dari International Universitas Missouri, U.S.A itu, untuk mencapai itu semua maka dibutuhkan pendamping desa yang mumpuni.

“Untuk itu, dibutuhkan adanya fasilitator atau pendamping desa yang kapabel untuk menyusun dan merumuskan asal – usul desa sebagai bahan pendampingan pembangunan desa,” tambah Enthus.

INFORMASI LEBIH LANJUT, HUBUNGI KAMI DI:
Lembaga Kajian Pemberdayaan Masyarakat Desa (LKPMD)
Jln Solo Km 9 Yogyakarta (55282)
Telp 0274-488599
deny@syncoreconsulting.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.