Pemerintah Akan Gelar Pameran Potensi Desa

Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, berencana melakukan road show di beberapa daerah untuk menggelar pameran potensi desa.

Melalui acara tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar berharap potensi yang dimiliki desa dapat diketahui oleh masyarakat umum.

Melansir dari portal berita http://fajar.co.id/ Jum’at (26/06/2015), Marwan menyatakan bahwa pameran potensi desa akan dimulai pada bulan agustus 2015.

Rencananya, Kabupaten pertama yang akan menggelar pameran potensi desa adalah kabupaten Banyuwangi. “Banyuwangi dipilih sebagai kabupaten pertama dalam menggelar pameran potensi desa, karena perkembangan Banyuwangi selama ini cukup pesat,” paparnya.

Kabupaten yang dijuluki sebagai “The Sunrise of Java” itu menurut Menteri Marwan, banyak melakukan sejumlah terobosan untuk menggenjot sektor pariwisata.

“Banyuwangi kaya akan potensi sumber daya alam sebagai tujuan wisata. Seperti Kawah Ijen dengan fenomena “blue fire”-nya, Pantai Plengkung (G-Land) sebagai surganya peselancar, dan berbagai seni budaya lokal,” ujar Menteri Marwan.

Selain itu, Marwan melihat Banyuwangi juga banyak mengembangkan potensi desa wisata sebagai destinasi baru bagi turis mancanegara.

“Desa wisata ini juga memiliki potensio besar untuk menarik turis mancanegara,” tandasnya.

Desa Wisata yang mengintegrasikan konsep wisata di suatu wilayah yang memadukan potensi wisata lokal berupa produk seni, budaya, keindahan alam, akomodasi, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Salah satu potensi desa wisata yang terletak di Kemiren, Kecamatan Glagah, yang diberi nama Desa Wisata Osing. Penduduk di Desa Kemiren ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas sebagai Suku Osing,” imbuh Marwan.

Selain mempunyai potensi desa yang luar biasa, Banyuwangi sebagai kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Jawa ini sudah mulai dikenal di dunia internansional.

“International Tour De Banyuwangi Ijen 2015, salah satu event internasional yang sudah meng-internasional. Ini bagus untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat Banyuwangi,” tandasnya.

Setelah mengadakan pameran potensi desa di Kabupaten Banyuwangi 6-9 Agustus 2015, pameran akan dilanjutkan di Kabupaten Banyuasin 23-30 Agustus 2015, dilanjutkan kabupaten Maros 10-13 September 2015, kabupaten Pangandaran 1-4 Oktober 2015, Kabupaten Rembang 22-25 Oktober 2015, dan Kabupaten Tanah Bumbu 5-8 November 2015.

Sumber : http://fajar.co.id/nasional/2015/06/25/pameran-potensi-desa-pertama-kali-digelar.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.