Pengelolaan Pengembangan BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa)

bumdes

Badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola asset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

Tujuan pembentukan BUMDesa, yaitu:

  1. Mendorong Perkembangan perekonomian masyarakat Desa
  2. Meningkatkan kreatifitas dan peluang usaha ekonomi produktif masyarakat desa yang berpenghasilan rendah
  3. Mendorong berkembangnya usaha mikro sektor informal
  4. Pengelolaan sumberdaya alam
  5. Meningkatnya pendapatan asli daerah

perenc_pemb_desa

Pembentukan BUMDesa mengacu pada Permendesa Nomor 4 Tahun 2015, yaitu:

  1. Pendirian BUM Desa sebagaimana disepakati melalui Musyawarah Desa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingggal, dan Transmigrasi tentang Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa.
  2. Hasil kesepakatan Musyawarah Desa sebagaimana dimaksud, menjadi pedoman bagi Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa untuk menetapkan Peraturan Desa tentang Pendirian BUM Desa.
  3. Dalam rangka kerja sama antar-Desa dan pelayanan usaha antar-Desa dapat dibentuk BUM Desa bersama yang merupakan milik 2 (dua) Desa atau lebih.
  4. Pendirian BUM Desa bersama disepakati melalui Musyawarah antar-Desa yang difasilitasi oleh badan kerja sama antar-Desa
  5. BUM Desa bersama ditetapkan dalam Peraturan Bersama Kepala Desa tentang Pendirian BUM Desa bersama.
  6. BUM Desa dapat terdiri dari unit-unit usaha yang berbadan hukum, dapat berupa lembaga bisnis yang kepemilikan sahamnya berasal dari BUM Desa dan masyarakat.  Dalam hal BUM Desa tidak mempunyai unit-unit usaha yang berbadan hukum, bentuk organisasi BUM Desa didasarkan pada Peraturan Desa tentang Pendirian BUM Desa.

One thought on “Pengelolaan Pengembangan BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.