Sosialisasi Tiga Perda Desa Di Yogyakarta Masih Tunggu Evaluasi Gubernur

Bantul - YogyakartaBANTUL – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai desa sudah disahkan Kamis (16/4/2015) lalu. Namun sosialisasi ke desa-desa baru dapat dilakukan setelah dievaluasi oleh Gubernur DIY.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Desa (Pemdes) Kabupaten Bantul, Heru Wismantoro mengungkapkan, setelah paripurna pengesahan Raperda desa menjadi Perda dilaksanakan, maka selanjutnya akan diserahkan ke provinsi untuk evaluasi.

Baru setelah evaluasi selesai, Perda mengenai Penetapan Desa, Pedoman Organisasi Desa, serta Perda tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Lurah Desa akan ditetapkan.

“Kami berharap evaluasi Gubernur bisa cepat. Tiga Raperda itu dikebut karena dapat digunakan sebagai patokan dalam melaksanakan UU Desa,” kata Heru, Minggu (19/4/2015).

Sedangkan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perangkat, Bagian Pemdes Kabupaten Bantul, Edi Wuryanta menambahkan, biasanya evaluasi oleh Gubernur berlangsung sekitar satu minggu baru kemudian diundangkan.

Setelah tiga Perda itu selesai dan disosialisasikan, diharapkan akan memudahkan desa dalam melaksanakan UU tentang desa.

Edi tetap berharap dana untuk desa baik itu Dana Desa sebesar Rp 26 miliar dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak Rp 79 miliar dapat terealisasi akhir April ini.

Sedangkan untuk proses evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang salah format, Edi mengaku tak tahu secara pasti karena ditangani oleh Bagian Hukum.

“APBDes kan mendasarkan pada Perbup pengelolaan keuangan desa. Itu memang harus sudah ada karena penggunaan keuangan tentu harus sesuai dengan program yang dijalankan,” paparnya.

 

Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2015/04/19/sosialisasi-tiga-perda-desa-tunggu-evaluasi-gubernur

Leave a Reply

Your email address will not be published.